Kamis, 28 Juli 2016

Siapa Bilang Di Jakarta Gak bisa memotret Galaksi Bima Sakti?

Hai blogger hari ini ane pengen berbagi pengalaman dan tips trik buat memotret galaksi bima sakti di Jakarta. Terlihat mustahil mungkin, tapi jika kita tahu tips dan trik nya, tidak akan terlihat mustahil lagi tentunya

Dengan bantuan software photoshop (bukan edit manipulasi gambar), settingan kamera dslr yang bener, langit super cerah, dan arah mata angin (baca: ambil kompas) atau aplikasi peta bintang, kita bisa memotret galaksi bima sakti di langit jakarta lho..
how can?

Kemarin malam 27 july 2016 sekitar jam setengah 11, langit jakarta sangat cerah, terlihat rasi bintang cygnus di utara (walau enggak full team) sama bintang vega di sebelah kirinya dan kebetulan galaksi milky way sudah terbentang di langit utara (ane cek stellarium) bermodal kamera dan tatakan di atas genteng, ane lgs setting lah kamera ke mode m, dengan parameter: iso 1600, bukaan lensa f3.5, sama kecepatan rana 15 detik. lalu idupin af, biarin af yg mokusin objek2 di langit, setelah fokus balikiin ke mf lagi, sebelum pencet tombol shuter, ane gak lupa pake self time biar gak shake.


settingan dslr
Ane ambil sekitar 2 photo sampe hasilnya bener2 alus (gak shake/miss fokus) dengan mengharap hoki, dan bener, pas photo diliat di leptop, udh ada bayangan awan tipis menjulang bak milky way, dan disini lah adobe photoshop dibutuhkan. dengan memperbaiki brightness sama contrast nya, lalu atur curves ke bawah (biar gelap, agar bentangan awan galaxynya semakin hidup) 



 dan wala, ane berhasil mendapatkan Galaksi Bima Sakti walau bentangannya gak terlalu mendominasi dan bayangan samar. but, ini sudah sangat memuaskan.


sebelum dan sesudah di edit curves-ya

Intinya, walau berada di perkotaan, carilah spot yang dimana objek yang terdapat pancaran sinarnya minimal, kalau perlu tidak ada. karena sangat menggagu hunting. selain itu, memotret galaksi bima sakti juga mempunyai waktu waktu ideal, yaitu saat bulan april - september.

so thx buat blogger yang sudah membaca tulisan ane, semoga bermanfaat.


Galaksi Bima Sakti

Kamis, 05 Maret 2015

Tips buat observasi langit


hai blogger, reader terhormat, udah lama kaga nulis lagi nih ane hehehe. Seharusnya sih lagi sekolah, tapi eh berhubungan lagi berdiam diri di rumah, lagi sakit.. meriang.. merindukan kasih sayang.. yaelah wkwk dan ada koneksi internet juga. Kali ini saya pengen berbagi tips bagaimana cara observasi objek2 di langit alias observasi langit nih, Intro dulu.. observasi menurut bahasa artinya pengamatan, berarti kalo observasi langit adalah pengamatan atau mengamati objek objek yang ada di langit entah itu bintang, planet, meteor atau objek lainnya. Nah observasi langit kan biasa dilakukan oleh orang-orang yang emang bener2 penikmat alam semesta alias astronom atau sejenisnya kan, nah oleh karena itu nih gue tekankan kembali, gue pengen berbagi tips dan bagaimana cara observasi langit nih.

Kalo orang mau observasi langit, yang namanya persiapan matang itu harus mblo, apalagi kalo observasinya sampe tengah malem bahkan sampe shubuh (biasa observasi kayak gitu nungguin hujan meteor) wah mental, fisik, makanan harus full lah, istilahnya jangan setengah2 dah pokoknya. Tapi kalo observasinya cuma bentar kagak nyampe 10 menit atau pengen meriksa/liat ada pristiwa astronomis its like yeah you know lah, looking for objek langit yang menarik kayak ada planet venus atau saturnus atau mars mejeng atau bulan purnama atau supermoon atau atau konjungsi planet atau ada ISS lewat ya... gak papa biasa aja, persiapannya jangan lebay2 amat dah.

planet saturnus saat saya photo di selatan kota jakarta
Oke, seperti yang kita tau, di Indonesia kan punya dua musim, kemarau sama hujan. Musim kemarau dari bulan april-september, sedangkan musim hujan dari oktober-maret. Nah dari situ kita tahu bahwa musim hujan pasti akan membuat awan selalu mendung dan berkonspirasi untuk menghalangi birunya langit dan objek2 langit kan? Jadi kesimpulan disini kita tau bahwa observasi terbaik dilakukan terutama pada musim kemarau dimana potensi langit cerah besar sekali untuk mendukung kita ber-observasi langit dengan ria dan liar. Utamakan tempat yang polusi cahayanya minimal alias gelap, jangan ada lampu atau sejenisnya karena tentu saja akan mengganggu kita untuk mengamati setiap objek-objek di langit. Rekomendasi di bukit atau kebun (kebun pisang, atau di tpu terdekat, kalo berani) jangan di tengah2 tempat ramai alias downtown atau di tengah kota, karena polusi cahaya dari lampu rumah/mobil dan banyak gedung2 bertingkat yang akan sangat mengganggu kita saat berobservasi.

Dan juga, saat observasi jangan lupakan kamera. Karena dengan kamera objek dan momen menarik saat observ bisa diambil lah buat jadi kenang2 dan bahkan kita bisa pajang di media sosial atau blog, kan karen jadinya ya kan. So, ayo tunggu apa lagi, malam tiba, mari observasi langit!!

Kamis, 19 Februari 2015

Kenapa gue suka astronomi??

hai mblo eh gue juga mblo ya(?) wkwk hai blogger, reader terhormat. kali ini gue pengen curhat nih kenapa gue jadi suka sama yang namanya astronomi? oke. apa itu astronomi? atronomi adalah ilmu yang mempelajari tentang luar angkasa. eh inget bukan yang ke luar angaksa loh alias yang kerja lapangan. astronomi itu YANG MEMPELAJARI SEMUA TENTANG LUAR ANGKASA, BUKAN YANG PERGI KE LUAR ANGKASA. kalo yang pergi ke luar angaksa beda lagi, dia disebut astronot (sebutan amerika) kosmonot (sebutan rusia) angaksawan (sebutan malaysia) ANTARIKSAWAN (sebutan indonesia). baru tau kan? baru tau kan? baru tau kan? oiya, did you know? astronomi adalah ilmu tertua yang pernah dipelajari oleh umat manusia. au kapan mulainya gue lupa tapi pernah baca, pokonya udah tua dah. (lah bisa gitu? wkwk) oke kembali ke pembahasan. orang yang memperdalam ilmu tentang astonomi disebut astronom, "i" nya diilangin doang. mungkin salah satu atau salah dua atau salah semua dari kalian pernah yang namanya observasi melihat bintang bintang atau objek langit lainya pakai telsekop maupun teropong (sama aja) atau mata telanjang?? selamat! anda sudah resmi menjadi astronom, astronom amatir tepatnya. jika demikian seperti itu, berarti kita sama. Yeeaaay *tepuk tangan*. astronom amatir itu adalah ya itu lah. tau amatir kan? eh bukan itu loh iykwim loh, bukan. astronom amatir kaya kita kita gitu. modal teleskop dan tinggal observasi liat ke langit. sangat mudah bukan menjadi astronom, tapi dengan catatan loe harus tau apa itu astronomi, seluk beluknya.  kalo mau lebih jelas apa itu astronom amatir bisa search di gugel.

mashaallah lupa ke pmbahasan mbloo.. kenapa gue bisa jadi suka sama yang namanya astronomi? jadi pertama gini gan (eh jadi anak kaskus) dulu pas gue masih sd, skitar 5-6 sd apa kalo gak salah (sekarang gue udah mau lulus lulusan sma-smk, jadi itung umur gue aja sndiri wkwk) jadi gini, sodara gue kayak beli majalah tentang tata surya ringan, isinya simple detail tapi menyenangkan gitu, trus gue pinjem, nah disitu lah jiwa membaca gua benar benar lagi mengaum. disitu gue benar benar menikmati apa yang gue baca. menarik bangat isinya. sumpah, planet2, asteroid2, metorit, bulan, matahari. aduh ngiler.. nah saat itu lah otak gue mulai berpikir dan berjungkir baliklah persepsi gue tentang langit. (maklum lah masih anak kecil, taunya cuma matahari, bulan, awan, mendung, sama kabut wkwk) ternyata planet kita itu kecil pake banget! 1 planet jupitr aja bisa dimasukin 1000 bumi. terus 1 matahari bisa dimasukin 1,3 jt bumi. masih mau sombong? masih mau merasa besar?? yakin.. nih

perbandingan bumi dengan benda langit lainnya. kecil pake banget!


belum lagi, kita itu masih dalam lingkup tata surya. tau nggak psawat yang pernah dibuat manusia yang paling jauh itu apa? ya! Voyager 1. tuh spaceship unmanned alias kaga berawak (yakali berawak, orang udah ninggalin tata surya gitu wkwk) diluncurin tanggal 5 september 1977. nih kalo mau tau lebih jauh tentang voyager 1. eh iya tata surya, sistem kita yang dikomandoi oleh matahari, our lamp, our power, our energy, our life. punya 7 anak. hapal kan? merkurius venus bumi mars jupiter saturnus uranus neptunus. pluto udah kaga dianggep lagi. kasihan pluto. tau nggak? planet kita, bumi adalah satu2nya planet yang (terdapat kehidupan? bukan itu maksut gue, semua pasti udah tau) iya satu2 nya planet yang dinamai bukan dari dewa dewi mitologi yunani. bumi;tanah;earth. keren!



sampe sini dulu dah ya. nanti ta terusin. masih berlanjut pren... makasih for your attention ::)

Minggu, 23 Desember 2012

Tanda Tanda Kematian

     Allah telah memberi tanda kematian seorang muslim sejak 100 hari, 40 hari, 7 hari, 3 hari
dan 1 hari menjelang kematian.

Tanda 100 hari menjelang ajal :
Selepas waktu Ashar (Di waktu Ashar karena pergantian dari terang ke gelap), kita merasa dari ujung rambut sampai kaki menggigil, getaran yang sangat
kuat, lain dari biasanya, Bagi yang menyadarinya akan terasa indah di hati, namun yang tidak menyadari, tidak ada pengaruh apa-apa.

Tanda 40 hari menjelang kematian :
Selepas Ashar, jantung berdenyut-denyut. Daun yang bertuliskan nama kita di lauh mahfudz akan
gugur. Malaikat maut akan mengambil daun kita
dan mulai mengikuti perjalanan kita sepanjang hari.

Tanda 7 hari menjlang ajal :
Akan diuji dengan sakit, Orang sakit biasanya tidak selera makan. Tapi dengan sakit ini tiba-tiba menjadi berselera meminta makanan ini dan itu.

Tanda 3 hari menjelang ajal :
Terasa denyutan ditengah dahi. Jika tanda ini dirasa, maka berpuasalah kita, agar perut
kita tidak banyak najis dan memudahkan urusan orang yang memandikan kita nanti.

Tanda 1 hari sebelum kematian :
Di waktu Ashar, kita merasa 1 denyutan di ubun-ubun, menandakan kita tidak sempet
menemui Ashar besok harinya.

Bagi yang khusnul khotimah akan merasa sejuk di
bagian pusar, kemudian ke pinggang lalu ketenggorokan, maka dalam kondisi ini
hendaklah kita mengucapkan 2 kalimat syahadat.

Sahabatku yang budiman, subhanAllah, Imam Al-
Ghazali, mengetahui kematiannya. Beliau menyiapkan sendiri keperluannya, beliau sudah
mandi dan wudhu, meng-kafani dirinya, kecuali
bagian wajah yang belum ditutup. Beliau memanggil saudaranya Imam Ahmad untuk
menutup wajahnya. SubhanAllah. Malaikat maut
akan menampakkan diri pada orang-orang yang terpilih. Dan semoga kita menjadi hamba yang terpilih dan siap menerima
kematian kapanpun dan di manapun kita berada.
Aamiin.
Semoga Tulisan Ini Bermanfaat

Rabu, 05 September 2012

Peneliti temukan komponen pembentuk kehidupan di luar angkasa

Peneliti temukan komponen pembentuk kehidupan di luar angkasa
IRAS 16293-2422 dan molekul gula di dalam gasnya (© MSN.com)

Sekitar 400 tahun cahaya dari konstelasi Ophiuchus tercipta satu bintang baru yang bernama IRAS 16293-2422. Anehnya di dalam gas yang menyelimuti bintang muda tersebut terdapat molekul gula.

IRAS 16293-2422 adalah bintang baru yang besarnya hampir sama dengan matahari. "Ini adalah pertama kalinya astronom dapat menemukan bintang dengan ukuran sebesar matahari secara dekat," ungkap astronom seperti yang dikutip oleh CBC (30/08). Tidak hanya mendapatkan pemandangan secara dekat dan mengetahui proses pembentukan bintang baru, yang menjadikan astronom-astronom tersebut takjub adalah terdapatnya molekul gula yang dinamakanglycolaldehyde. 

"Dalam balutan gas yang menyelimuti bintang baru tersebut, kita menemukan glycolaldehyde atau bentukan awal dari gula. Glycolaldehyde tersebut tidak berbeda dengan molekul gula yang kita masukkan ke dalam kopi," jelas Jes Jorgensen, pimpinan peneliti dari Niels Bohr Institute, Denmark. Jorgensen juga menjelaskan bahwa glycolaldehyde adalah salah satu komponen pembentuk RiboNucleicAcid atau RNA.

Seperti halnya DNA atau DeoxyriboNucleicAcid, RNA juga berfungsi sebagai pembantu transmisi pembentukan genetika. DNA dan RNA saling terkait, tanpa RNA maka protein tidak akan tercipta. Menurut Wikipedia, protein berperan penting dalam pembentukan struktur sel dalam makhluk hidup atau juga virus. 

Para peneliti menemukan kandungan molekul gula dalam selimut gas bintang baru tersebut dengan menggunakan radio teleskop Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) yang berada di Chile. Menurut para peneliti ketika bintang baru terbentuk, awan debu dan gas mempunyai suhu yang sangat dingin. Sebagian gas tersebut akan menyatu dengan partikel debu dan menjadi es. Setelah menyatu, keduanya akan membentuk molekul yang lebih komplek.

Dikarenakan letak dari IRAS 16293-2422 tergolong dekat dengan bumi, maka hal tersebut sangat membantu para peneliti untuk mempelajari semua hal yang terkandung di dalam bintang baru tersebut.

sumber: merdeka.com

Cerita astronot Indonesia yang gagal ke luar angkasa

Cerita astronot Indonesia yang gagal ke luar angkasa
Taufik dan Pratiwi


Astronot Amerika Serikat Neil Amstrong, yang pertama kali mendarat di bulan, meninggal dunia. Indonesia dulu pernah punya astronot. Hebatnya lagi astronot pertama Indonesia adalah seorang wanita bernama Pratiwi Sudarmono.

Pratiwi adalah seorang ilmuwan dari Universitas Indonesia. Dia lahir tanggal 31 Juli 1952 di Bandung. Saat itu rencananya Indonesia akan memberangkatkan astronot dalam misi STS-61-H yang menggunakan pesawat ulang-alik Columbia. STS-61-H yang direncanakan berangkat tahun 1986 ini akan meluncurkan tiga satelit komersil Skynet 4A, Palapa B3 and Westar 6S.

Palapa B3 merupakan satelit Indonesia. Karena itu pemerintah merasa perlu memberangkatkan astronot sendiri. Rencananya Pratiwi akan menjadi pay load specialist, atau kru yang mengoperasikan satelit Palapa B-3 dalam misi tersebut. Untuk astronot cadangan, ditunjuk Taufik Akbar yang merupakan engineer dari PT Telkom.

Keduanya sudah lama berlatih di bawah bimbingan NASA Amerika Serikat. Pemerintah RI sudah mengeluarkan biaya cukup besar untuk latihan ini. Pratiwi dan Taufik pun sudah siap diterbangkan ke luar angkasa.

Tapi sebuah musibah terjadi. Pesawat ulang-alik Challengger yang hendak menuaikan misi STS-51-L, meledak sesaat setelah diluncurkan. Challenger meledak tanggal 28 Januari 1986, hanya 73 detik setelah diluncurkan. Tujuh kru tewas dalam insiden ini.

Akibat dari insiden ini, NASA membatalkan beberapa penerbangan ke luar angkasa. Termasuk Columbia yang akan mengangkut satelit Palapa B-3 milik Indonesia.

Para astronot dalam misi penerbangan itu pun batal berangkat. Satelit B-3 akhirnya diluncurkan dengan roket Delta, tanpa kehadiran astronot dari Indonesia.

Setelah itu tak pernah ada lagi rencana Indonesia mengirimkan astronot ke luar angkasa. Pratiwi Sudarmono meneruskan karirnya sebagai ilmuwan, dan Taufik Akbar juga terus berkarir di PT Telkom.

Akhirnya malah Malaysia berhasil mengirimkan astronot ke ruang angkasa tahun 2007. Sheikh Muszaphar Shukor, seorang ilmuwan Malaysia berhasil pergi ke luar angkasa dengan menumpang Soyuz TMA-11 milik Rusia.

sumber: merdeka.com

2016, Hotel Luar Angkasa Mulai Beroperasi

Commercial Space Station yang akan beroperasi menjadi hotel luar angkasa pada 2016.  (Oorbitaltechnologies)
Commercial Space Station yang akan beroperasi menjadi hotel luar angkasa pada 2016. (Oorbitaltechnologies)

Untuk menginap di hotel yang dioperasikan perusahaan Rusia, Orbital Technologies ini, Anda harus mengeluarkan biaya $575 ribu (Rp5,476 miliar).

Ingin mencari liburan yang benar-benar tak terlupakan? Mungkin ini saatnya Anda memesan kamar di luar angkasa.

Adalah perusahaan asal Rusia, Orbital Technologies yang berencana membuka hotel di luar angkasa. Berada di stasiun luar angkasa, Commercial Space Station yang mengorbit bumi, Anda bisa mulai menjajal menginap di luar angkasa pada 2016 mendatang.

Sayangnya untuk menjadi astronot sekaligus menikmati menginap di hotel luar angkasa biaya yang dikeluarkan terbilang luar biasa untuk ukuran rata-rata orang Indonesia. 

Untuk biaya dua hari perjalanan ke luar angkasa menggunakan roket Soyuz diperlukan biaya $410 ribu (Rp3,9 miliar) dan biaya menginap di Commercial Space Station selama dua hari dikutip $165 ribu (Rp1,571 miliar).

Tapi selain pemandangan yang takkan Anda dapatkan di bumi, dijamin akomodasi yang akan didapatkan adalah luar biasa.

Anda takkan mendapatkan makanan kering beku seperti yang dikonsumsi astronot. Makanan yang disajikan contohnya adalah daging sapi muda serta manisan buah plum seperti layaknya hotel berbintang lima di bumi.

Berkat gaya gravitasi nol, Anda akan merasakan pengalaman luar biasa di atas tempat tidur yang bisa ditempatkan secara vertikal ataupun horizontal - satu hal yang takkan bisa didapatkan di hotel bintang lima manapun di bumi.

sumber: BERITASATU